Jual rumah Rumah dijual Info rumah dijual Rumah murah Info rumah murah Info tanah Cari rumah jabodetabek Rumah bekasi Rumah jakarta Rumah jati bening Jual tanah Solusi rumah Solusi property Solusi realty Rumah disewa Rumah dikontrakkan Property indonesia Real estate indonesia Apartment dijual Apartment disewa Ruko dijual Ruko disewa Tanah dijual Ruang kantor disewa jual Tanah jual Rumah jual Kantor jual Ruko jual Apartment Properti online Properti dijual Properti disewa Jual rumah online Jual beli rumah Jual beli properti Jual beli sewa Jual beli ruko Jual beli apartment Ruko dikontrakkan Kantor dikontrakkan Rumah mewah Rumah nyaman Rumah minimalis Rumah kemang pratama Iklan rumah dijual Iklan rumah disewa Perumahan murah Rumah bekas murah Rumah baru murah Rumah baru Rumah secondary Rumah primary Rumah bagus
Welcome, Guest | Login
Provinsi
Kota
Tipe
Status dijual disewa

Harga Min
Harga Max

IPW: BI Jangan Tergesa-gesa Terapkan Pengetatan KPR!

21 September 2013
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat properti dari Indonesia Properti Watch (IPW) Ali Tranghanda menegaskan bahwa rencana pengetatan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah kedua oleh Bank Indonesia hanya akan berdampak negatif pada sisi supply dan demand pasar perumahan. Ali menilai, pemberlakuan aturan tersebut untuk rumah yang telah jadi atau terbangun akan menyulitkan pengembang memasok rumah yang ada. 

"Sebaiknya Bank Indonesia bisa lebih memahami kondisi lapangan pasar perumahan, karena 20 persen sampai 30 persen modal pengembang membangun rumah itu dari uang muka konsumen," ujar Ali dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (20/9/2013). 

Ali mengatakan, hal tersebut terjadi karena saat ini pengembang masih harus berhadapan dengan biaya tinggi dalam perencanaan, termasuk di dalamnya biaya-biaya perizinan yang harus dikeluarkan. Tak hanya itu. Pengembang juga dihadapkan pada masalah "uang-uang siluman" yang menyebabkan pembiayaan semakin tinggi. 

"Dalam sistem pasar seperti saat ini, aturan Bank Indonesia akan tidak efektif, malah akan membuat bisnis perumahan lebih terpuruk," katanya. 

Ali menambahkan, hal lain perlu disikapi saat ini adalah kategori konsumen yang membeli rumah kedua tidak bisa secara otomatis dikaitkan dengan segmen menengah atas. Menurutnya, masyarakat jangan terjebak oleh paradigma yang seakan-akan memusuhi segmen menengah atas dengan alasan meredam aksi spekulasi. 

"Naiknya masyarakat segmen menengah untuk membeli rumah kedua pun seharusnya disikapi dengan baik, karena itu bukti peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan adanya aturan ini dikhawatirkan menurunkan daya beli masyarakat menengah yang sedang tumbuh dan membuat mengganggu pasokan pasar perumahan di segmen menengah," ujar Ali.

Tergesa-gesa 

Tak ubahnya penetapan aturan Loan to Value untuk tipe bangun 70 m2, Ali juga berharap Bank Indonesia tidak terlalu cepat membuat aturan dengan tergesa-gesa tanpa memahami struktur pasar perumahan itu sendiri. Batasan luasan merupakan aturan yang justeru seharusnya dihindari. 

"Karena dengan tipe rumah yang sama belum tentu memiliki harga rumah yang sama di setiap wilayah. Akan lebih baik bila aturan mengacu pada pembatasan harga rumah, termasuk untuk aturan yang membatasi KPR.

Ali berharap, dengan adanya batasan harga itu aksi spekulasi properti segmen menengah atas dapat diredam lebih baik untuk mengontrol harga rumah. Namun demikian, dia mengingatkan, pengendalian harga rumah tidak bisa hanya dengan aturan LTV dan KPR untuk rumah kedua yang menyasar segmen menengah atas.  

"Kontrol harga tanah juga harus dilakukan pemerintah. Ini terkait bank tanah yang seharusnya pemerintah sudah sadar untuk segera merealisasikannya sebagai tanah milik pemerintah yang terlepas dari mekanisme pasar komersial. Dengan begitu, pemerintah dapat mematok harga tanah yang nantinya akan dibangun rumah segmen menengah atas," ujarnya. 

Nantinya, kata Ali, bank tanah dapat mengendalikan harga tanah di segmen menengah bawah. Dengan demikian, pengendalian harga tanah akan lebih efektif di semua segmen pasar. 

Share on Facebook

Perumahan cluster Rumah cluster Rumah nyaman Rumah renovasi Rumah multi fungsi Rumah pinggir jalan Rumah jalan utama Rumah siap huni Rumah ideal Rumah lokasi startegis Rumah furnished Rumah unfurnished Rumah untuk usaha Rumah cantik Rumah aman Rumah bagus harga maknyus Rumah bebas banjir Rumah bebas sutet Rumah lingkungan bersih Rumah mediteranian Rumah artdeco Rumah country Dijual murah Rumah keluarga kecil Rumah dp ringan Rumah kpr Rumah dp murah Rumah dengan taman Rumah hook Rumah hoek Rumah view bagus Rumah hadap utara Rumah hadap selatan Rumah hadap barat Rumah hadap timur Rumah idaman Rumah new Rumah kolam renang Rumah tingkat Rumah satu lantai Rumah dua lantai Rumah tiga lantai Rumah 1 lantai Rumah 2 lantai Rumah 3 lantai Ruko 3 lantai Ruko 2 lantai Ruko 1 lantai Ruko dua lantai Ruko tiga lantai Ruko satu lantai Rumah lokasi asri Hunian modern Rumah elit Rumah sederhana Gudang luas Gudang murah Sewa gudang Rumah arsitektur indah Rumah nuansa asri Rumah exclusive Hunian exclusive