Jual rumah Rumah dijual Info rumah dijual Rumah murah Info rumah murah Info tanah Cari rumah jabodetabek Rumah bekasi Rumah jakarta Rumah jati bening Jual tanah Solusi rumah Solusi property Solusi realty Rumah disewa Rumah dikontrakkan Property indonesia Real estate indonesia Apartment dijual Apartment disewa Ruko dijual Ruko disewa Tanah dijual Ruang kantor disewa jual Tanah jual Rumah jual Kantor jual Ruko jual Apartment Properti online Properti dijual Properti disewa Jual rumah online Jual beli rumah Jual beli properti Jual beli sewa Jual beli ruko Jual beli apartment Ruko dikontrakkan Kantor dikontrakkan Rumah mewah Rumah nyaman Rumah minimalis Rumah kemang pratama Iklan rumah dijual Iklan rumah disewa Perumahan murah Rumah bekas murah Rumah baru murah Rumah baru Rumah secondary Rumah primary Rumah bagus
Welcome, Guest | Login
Provinsi
Kota
Tipe
Status dijual disewa

Harga Min
Harga Max

Pikko Investasikan Rp 2,1 Triliun di Simpruk

27 Juli 2013
JAKARTA, KOMPAS.com — Emiten properti PT Pikko Land Development Tbk, melalui anak usaha PT Simpruk Arteri Realty menganggarkan dana investasi senilai Rp 2,1 triliun untuk proyek mereka di Simpruk, Jakarta Selatan. 

Proyek bertajuk Botanica tersebut merupakan kompleks apartemen sebanyak 620 unit yang terangkum dalam 3 menara. Sumber pendanaan berasal dari kas internal perusahaan serta pra-komitmen dan transaksi konsumen. 

Pikko membangun Botanica di atas lahan seluas 2,9 hektar. Saat peluncuran perdana awal 2012, perusahaan ini mematok harga jual Rp 20 juta per meter persegi. Kini, harga jual meroket menjadi Rp 39 juta per meter persegi. 

Presiden Direktur Pikko Land Development, Nio Yantony, mengatakan kenaikan harga hampir 100 persen tersebut terjadi dalam tempo lebih kurang 18 bulan. 

"Pasar menyambut antusias proyek ini, karena Botanica sangat spesifik. Selain itu, jumlah unit per lantai pun dibatasi, hanya 6 unit. Dengan begitu densitas populasi di dalam satu menara apartemen tidak padat. Privasi juga terjaga," jelas Nio kepada Kompas.com, di Jakarta, Jumat (26/7/2013). 

Sesuai namanya, Botanica dikembangkan dengan mengadopsi green development. Lahan yang dikembangkan hanya 30 persen dari luas total keseluruhan. 

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 5,7 triliun ini menargetkan Botanica tuntas pada Desember 2014. Selain Botanica, mereka juga tengah membangun perkantoran Sahid Sudirman Center setinggi 52 lantai, Menteng 37, dan sejumlah proyek lainnya di kawasan Jadebotabek.

Menteng 37 merupakan kompleks apartemen mewah dengan jumlah terbatas. Sementara di Bekasi, tepatnya Bekasi Barat, mereka akan menggarap apartemen menengah. Di pusat kota, telah disiapkan lahan seluas 26 hektar, yakni di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang akan mereka jadikan sebagai superblok.

Share on Facebook

Perumahan cluster Rumah cluster Rumah nyaman Rumah renovasi Rumah multi fungsi Rumah pinggir jalan Rumah jalan utama Rumah siap huni Rumah ideal Rumah lokasi startegis Rumah furnished Rumah unfurnished Rumah untuk usaha Rumah cantik Rumah aman Rumah bagus harga maknyus Rumah bebas banjir Rumah bebas sutet Rumah lingkungan bersih Rumah mediteranian Rumah artdeco Rumah country Dijual murah Rumah keluarga kecil Rumah dp ringan Rumah kpr Rumah dp murah Rumah dengan taman Rumah hook Rumah hoek Rumah view bagus Rumah hadap utara Rumah hadap selatan Rumah hadap barat Rumah hadap timur Rumah idaman Rumah new Rumah kolam renang Rumah tingkat Rumah satu lantai Rumah dua lantai Rumah tiga lantai Rumah 1 lantai Rumah 2 lantai Rumah 3 lantai Ruko 3 lantai Ruko 2 lantai Ruko 1 lantai Ruko dua lantai Ruko tiga lantai Ruko satu lantai Rumah lokasi asri Hunian modern Rumah elit Rumah sederhana Gudang luas Gudang murah Sewa gudang Rumah arsitektur indah Rumah nuansa asri Rumah exclusive Hunian exclusive